yang selama ini tak ku sadari
dulu bulan sabit melengkung
tak banyak yang merasakan sinarnya
dan waktu terus menyambutnya dengan senyuman
sampai dia menjadi purnama
keindahan sabitnya telah sirna
berubah menjadi kesempurnaan lingkaran cahaya
yang indah...indah sekali..
bagi tumbuhan penghamba cahaya
dia akan bahagia karena malam yang indah ini
bagi tujuh samudera
dia akan semakin pongah dengan air-airnya
dan bagi jiwa yang sepi
dia hanya merasakan bahwa bulan menertawakannya...
melupakan bulan malam ini sangatlah mudah
menantang samudera yang pongah siapapun dapat
bagaimana bisa aku kamu menghancurkan waktu?
tidakkah dia yang selama ini sebaliknya...
dan mungkin kita juga akan hancur bersamanya
besi bersatu dengan partikel alam lainnya
karena waktu mengirim karatan
yang perlahan membinasakannya....
Surabaya, 22 September 2012
0 komentar:
Posting Komentar